SNS AL_Hadi

Bersama berbagi pengalaman

nurani keadilan

NURANI, keadilan, dan kebenaran selalu berjalan seiring. Ketiganya merupakan kesatuan yang padu. Menjadi kekuatan dahsyat yang tak terbendung. Tidak siapa pun dan kekuatan mana pun mampu menghentikannya. Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah serta Prita Mulyasari membuktikannya.
Bibit dan Chandra, dua pimpinan KPK, diskenariokan sebagai penerima suap dan penyalahgunaan wewenang. Keduanya (sengaja) dikriminalisasikan dalam upaya melemahkan kemampuan KPK dalam memberantas korupsi. Kriminalisasi itu sangat kuat bau dan aromanya. Hati nurani masyarakat pun tersengat. Yang terjadi kemudian, sungguh di luar dugaan. Melalui facebook, massa menyampaikan gelombang dukungan. Keadilan dan kebenaran pun datang. Menghampiri dan menjadi milik Bibit dan Chandra.
Situasi dan kondisi hampir sama menimpa Prita Mulyasari. Ibu rumah tangga ini juga menjadi korban kriminalisasi. Keluhannya sebagai pasien atas pelayanan RS Omni Internasional, berbalik menjadi petaka. Prita dilaporkan dan ditahan dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik. Dua persidangan sekaligus memosisikannya sebagai pesakitan. Sidang perdata memvonisnya membayar ganti rugi sebesar Rp 204 juta. Sementara sidang pidana mengancamnya 6 bulan penjara.
Hati nurani masyarakat pun bergolak. Mereka merasa Prita telah menjadi korban ketidakadilan. Sebagai pencari keadilan ia justru dikenai hukuman yang tak tertanggungkan. Rasa keadilan yang bersemayam di hati sanubari beragam kelompok masyarakat pun berontak. Muncul kemudian gerakan �Koin Peduli untuk Prita�. Reaksi masyarakat sungguh sangat dahsyat. Dalam waktu singkat, gerakan mampu menggalang dana dalam jumlah ratusan juta rupiah. Keadilan dan kebenaran pun menjadi milik Prita. RS Omni Internasional memutuskan mencabut gugatan perdatanya. Tanpa syarat, sekaligus meminta maaf.
Kini, di hadapan kita tengah bergulir kasus Bank Century. Dua lembaga penegak hukum, Kejakgung dan KPK, terpanggil untuk menanganinya. Sementara lembaga legislatif menyetujui pembentukan panitia hak angket. Untuk menyelidiki keabsahan penggelontoran dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun, sekaligus aliran pemanfaatannya.
Hati nurani kita menjadi terusik dana talangan triliunan rupiah itu. Bukan hanya menyangkut besaran dana yang dikeluarkan. Tetapi karena adanya pernyataan bahwa talangan itu bukan merupakan uang rakyat. Di tengah kesulitan perekonomian bangsa dan negara � yang ditandai dengan besarnya pinjaman pemerintah yang bersumber dari dalam dan luar negeri � pernyataan seperti itu sungguh menusuk hati nurani. Menohok rasa keadilan masyarakat, sehingga masalah dana talangan Bank Century harus diusut. Siapa dan pihak mana yang harus bertanggung jawab, sehingga rasa keadilan memperoleh jawaban yang semestinya.
Akankah keadilan dan kebenaran yang menyangkut kasus Bank Century nantinya juga akan berpihak kepada hati nurani? Kita berharap lembaga penegak hukum mampu melaksanakan tugasnya secara proporsional dan profesional. Harapan yang sama juga kita tujukan kepada Pansus Hak Angket DPR, sehingga kinerjanya mampu menghadirkan keadilan dan kebenaran di mata masyarakat bangsa.

16 Desember 2009 - Posted by | hukum | ,

1 Komentar »

  1. Assalamu alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Wahai Saudaraku sekalian di seluruh penjuru Dunia maya,

    Akhir-akhir ini, banyak orang dari berbagai penjuru dunia sedang memperingati Hari Anti Korupsi Internasional.

    Hari peringatan yang bertepatan dengan maraknya pembahasan tentang kasus penggelapan dana Bank Century di negeri kita.

    Dan juga termasuk salah satu hari yang memuakkan bagi saya.

    Hari yang memuakkan, dimana kita memperingati suatu perbuatan yang sangat memalukan, KORUPSI!

    Kenapa juga kita harus memperingati jasa-jasa para koruptor yang telah membantu penghancuran kehidupan umat? He he he…

    Untuk selengkapnya, baca di:

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/12/corruption-day.html

    ————————————————

    INDONESIA GO KHILAFAH 2010

    “Begin the Revolution with Basmallah”

    ————————————————

    Komentar oleh dir88gun | 17 Desember 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: