SNS AL_Hadi

Bersama berbagi pengalaman

LED monitor

Mungkin kita tidak tahu monitor LCD (liquid crystal display) itu sebenarnya tidak ramah lingkungan? Sebab ketika layarnya dinyalakan dengan menggunakan tabung-tabung fluorescent (biasanya ada empat), terbentuklah uap merkuri (air raksa) bertekanan rendah. Nah merkuri (Hg) ini adalah produk yang berbahaya, yang jika dibuang begitu saja akan mencemari lingkungan. O ya, tabung-tabung fluorescent/neon itu namanya CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamp).

Di era serba hijau sekarang, CCFL yang ada di monitor LCD ini perlahan tapi pasti mulai digantikan oleh LED (light emitting diode). “Pakai teknologi dioda sehingga bisa gantikan neon CCFL yang dipakai di LCD. Lebih terang daripada LCD, dan lebih fokus,”
Monitor LED, lebih unggul dibandingkan monitor LCD yang menggunakan CCFL. “ CCFL menggunakan listrik lebih banyak dibandingkan LED: 22 watt dibandingkan 8 watt. Jadi LED bisa hemat lebih dari 50%. CCFL mengandung air raksa sehingga tidak ramah lingkungan. Dynamic contrast ratio LED jauh lebih besar dibandingkan LCD sehingga (image) lebih tajam, ”

AOC yang asal Taiwan juga memiliki monitor LED seri 40 dan 37. “Tapi untuk pasar Indonesia akan disesuaikan dengan konsumen, “ kata Veroniaty Chang (Business Development Manager, AOC AP Indonesia) sambil menyebutkan bahwa AOC juga memiliki produk All-in-One dan motherboard yang tidak dipasarkan di tanah air.

14 Januari 2010 - Posted by | komputer, tip | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: