SNS AL_Hadi

Bersama berbagi pengalaman

SDM kita

Sebenarnyanegara kita memiliki SDM yang cukup unutk membangun negeri ini, tapi mengapa mereka memilih ke luar sana / keluar negeri daripada tinggal di tanah air, sehingga mereka bangga atau sengaja keluar negeri dengan berbagi alasan:

Remunerasi. PTN tempat mereka bekerja sebelumnya tidak mampu memberikan remunerasi yang layak. Sementara gaji mereka di Malaysia sekitar Rp 50 juta per bulan, belum termasuk fasilitas perumahan dan pendidikan gratis untuk anak mereka.

Tantangan pengembangan ilmu. Banyak dari mereka yang butuh situasi kerja yang benar-benar membawa tantangan. Mereka ingin sekali agar ilmu yang mereka dapatkan benar-benar dapat didayagunakan secara optimal. Malaysia dan negara lain mampu menghadirkan hal tersebut, salah satu contohnya adalah Malaysia saat ini telah mengembangkan Pusat Biotech Valley di Petaling Jaya, Kuala Lumpur, semacam Silicon Valley di Amerika Serikat.

Indonesia juga terancam kehilangan generasi cerdas dan brilian, karena sebagian besar anak-anak cerdas peraih penghargaan olimpiade sains internasional memilih menerima tawaran belajar dari berbagai universitas di luar negeri, terutama Singapura.

Pemerintah hanya memberikan fasilitas masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes dan siswa bersangkutan dijanjikan akan diberikan beasiswa. Sementara Singapura lebih agresif dengan memburu siswa-siswa brilian ke sejumlah sekolah di Indonesia lewat agen yang tersebar di sejumlah kota, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

Siswa-siswa brilian itu dijanjikan fasilitas yang menggiurkan. Selain beasiswa, siswa cerdas juga ditawari subsidi biaya kuliah (tuition grant) dari Pemerintah Singapura sebesar 15.000 dollar Singapura (sekitar Rp 112,5 juta per tahun), atau pinjaman bank tanpa agunan untuk biaya kuliah. Jika siswa mengambil pinjaman bank, cicilan pinjamannya dibayar setelah mereka bekerja.

Sekitar 250-300 siswa cerdas Indonesia setiap tahun pergi ke Singapura untuk kuliah di perguruan tinggi seperti Nanyang Technological University, National University of Singapore, dan Singapore Management University. Dari total pelajar dan mahasiswa Indonesia di Singapura sebanyak 18.341 orang, sekitar 5.448 orang di antaranya sedang mengambil S-1, S-2, dan S-3 di berbagai program studi. Singapura menargetkan merekrut 150.000 mahasiswa asing hingga tahun 2015.

Harus ada kebijakan terobosan untuk mempertahankan siswa-siswa cerdas dan brilian tetap menjadi aset Indonesia. Mereka memang perlu mengembangkan ilmu ke berbagai universitas terkemuka di dunia, namun harus diciptakan kondisi yang mendukung agar mereka bergairah kembali ke Tanah Air untuk mengabdikan ilmunya untuk kemajuan bangsa Indonesia.

9 Februari 2010 - Posted by | mentri, posting | ,

2 Komentar »

  1. Asset yang paling berharga adalah sumber daya manusia. dalam kata mutiara kalau mau hidup 10 hari tanam padi kalau mau hidup 100 tahun tanam pohon, tapi kalu mau hidup 100 tahun didiklah rakyat. Manfaatkan rakyat yang cerdas untuk kemakmuran negri tercinta. Jangan campakkan mereka. Rekrut SDM yang terbaik untuk dijadika Pegawai Negeri jangan rekrut pegawai negeri yang moralitasnya rendah, disiplin kerjanya minus, dan kreativtasnya menunggu diperintah dari atasannya, tidak berani menolak atasan sekalipun diminta korupsi jamaah…Ambilah SDM yang terbaik untuk bangsa ini, sebelum tuh dimanfaatin orang di negri orang…Selamat bangkitnya generasi cerdas bermoral dan cinta tanah air dan bangsa…

    Komentar oleh Muhammad Julijanto | 9 Februari 2010 | Balas

  2. Asset yang paling berharga adalah sumber daya manusia. dalam kata mutiara kalau mau hidup 10 hari tanam padi kalau mau hidup 100 tahun tanam pohon, tapi kalu mau hidup 1000 tahun didiklah rakyat. Manfaatkan rakyat yang cerdas untuk kemakmuran negri tercinta. Jangan campakkan mereka. Rekrut SDM yang terbaik untuk dijadika Pegawai Negeri jangan rekrut pegawai negeri yang moralitasnya rendah, disiplin kerjanya minus, dan kreativtasnya menunggu diperintah dari atasannya, tidak berani menolak atasan sekalipun diminta korupsi jamaah…Ambilah SDM yang terbaik untuk bangsa ini, sebelum tuh dimanfaatin orang di negri orang…Selamat bangkitnya generasi cerdas bermoral dan cinta tanah air dan bangsa…

    Komentar oleh Muhammad Julijanto | 9 Februari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: