SNS AL_Hadi

Bersama berbagi pengalaman

barang bekas untuk yamal 202

kalau kita berbicara tentang frekuensi apa lagi frejuensi tinggi, sebagai contoh di sini saya sengaja otak atik antena parabola unutuk menerima siaran yang dipancarkan oleh satelit yang mengorbit di atas sana.

berbicara tentang antena parabola kita sudah sukup familier dengan berbagi istilah : pointing, Lnb, receiver, mesh dish, solid disk, aktuator, frekeunsi transponder, polaritas dan masih banyak lagi.

nah kali ini saya akan mencoba otak atik yang namanya polaritas, dalam dunia parabola kita sering mendengar istilah polaritas ( horisontal dan vertikal ) karena sebagian besar satelit memancarkan frekuensi dengan polaritas horisontal ataupun vertikal.

nah sekarang kita akan mencoba mengenal polaritas selain horisontal atau vertikal yaitu polaritas L/R ( left/ Right ” kiri atau kanan ” ) dan bagaimana cara memperolah polaritas L / R tersebut ?

setelah mencari referensi dari sana sini , dan merasa sudah cukup cukup akhirnya aku mulai uji coba dari berbagai bahan bekas yang sekiranya bisa di pakai untuk percobaan ini.

saya disini memakai bahan yang tak seperti biasa yang di pakai oleh kebanyakan orang yaitu dengan bahan yang di sebut “telenan”, tapi disini saya hanya memakai bahan yang mudah di cari  disekitar kita yaitu bahan plastik yang agak keras karena kalau terlalu lentur hasilnya boleh di bilang nol ” nihil “.

kebetulan saya sendiri memakai bahan dari bekas box radio atau box tv yang sudah tidak terpakai lagi.kalau tidak punya silahkan minta pada tukang service elektronik pasti punya.

dan mengenai ukuran kita bisa menyesuaikan pada lnb yang kita pakai saya sendiri memakai ukuran panjang 15 cm dan tebal kira kira 0.5 sampai 1 cm, karena untuk mendapatkan ketebalan tersebut dengan cara kita bikin ukuran yang sama dan kita jadikan satu ( di lem ), karna ukuran ini tergantung dari bahan yang kita pakai, saya sendiri membuat berbagai ukuran maklum buat coba2, alhasil berhasil menangkap satelit yang memancarkan frekuensi dengan polaritas L / R seperti  satelit Yamal 202  atau satelit NSS dan lain sebagainya, walau hasil belum maksimal karena untuk yamal 202 Qualitas sinyal masih berubah ubah antara 26 samapai 40 persen, lumayan masih bisa menonton siaran satelit tersebut.

 

7 Agustus 2012 - Posted by | tip, trik, Uncategorized | , , , , , , , , ,

4 Komentar »

  1. freqwensi yamal brapa?

    Komentar oleh ipunk | 2 Januari 2013 | Balas

  2. boz..apakah gk ada lg tayangan asyk lg pada bng jamal.selama 2013 pada gk nyiarin tayangan xx.yg lain ada gk kira2.

    Komentar oleh syarifuddin.hr | 13 Januari 2013 | Balas

    • menurut info ada tuh di Thaicom “MV GRAND”

      Komentar oleh Anonim | 14 Januari 2013 | Balas

  3. apa2 sja siaran di satelit yamal, dan tlg frekuensi nya

    Komentar oleh chandra | 20 Desember 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: